36 p0l

Malang – area pemungutan suara berkonsep perhelatan sesuatu pernikahan mewah dengan dominasi warna emas serta putih, mewarnai penentuan kepala area kota malang, kamis.

rancangan pernikahan mewah itu merupakan kreativitas dari grup penyelenggara pemungutan suara ( kpps ) di area pemungutan suara ( tps ) 11 di jalur pandan, kota malang, ja-tim.

lokasi tps ini meminjam lapangan olahraga sdk santa maria serta anggarannya dari swadaya masyarakat. untuk membangun tps layaknya ini tidak memerlukan waktu lama kok, cuma 1 hari saja, kata salah seorang bagian kpps tps 11 di jalur pandan, bambang f.

tak hanya dirancang layaknya gedung pernikahan yang cukup mewah, beberapa petugas kpps serta saksi-saksi juga kenakan pakaian resmi, ialah jas serta batik. lebih-lebih, warga di daerah itu juga buat persiapan sarapan pagi untuk beberapa pemilih serta petugas tps.

 

Bambang mengaku setiap perhelatan pesta demokrasi, baik pemilihan kepala daerah (pilkada), pemilihan presiden (pilpres), pemilihan gubernur (pilgub) maupun pemilu legislatif, selalu menghias TPS dengan tema dan konsep yang berbeda.

Untuk Pilgub dan Pilpres maupun Pemilu Legislatif tahun depan, katanya, warga juga sudah menyiapkan konsep dan desain TPS unik. “Kami ini kan jarang ketemu dan berkumpul, sehingga momen seperti inilah yang bisa mempertemukan dan menyatukan kami,” ujarnya.

Sementara itu hasil penghitungan suara di TPS 01 Kelurahan Tlogomas, dimana calon nomor urut 6, Moch Anton yang berpasangan dengan Sutiaji itu menyalurkan hak politiknya, pasangan tersebut menang mutlak dengan perolehan suara sebanyak 193.

Sementara Sri Rahayu yang berpasangan dengan Priyatmoko-Oetomo (SR-MK) juga menang mutlak di TPS-nya, yakni TPS 30 Kelurahan Bunulrejo. Pasangan yang diusung PDIP itu meraup suara sebanyak 233, sedangkan pasangan Moch Anton-Sutiaji (Aji) 70 suara dan pasangan Heri Puji Utami-Sofyan Edi Jarwoko (Dadi) 20 suara.

Di TPS 10 yang berloaksi di Jalan Lawu, di mana calon wakil wali kota dari PKS Arif HS mencoblos, raihan suaranya justru didominasi oleh pasangan SR-MK dan urutan kedua adalah pasangan Aji. Sedangkan pasangan Doa (Agus Dono-Arif) HS justru berada di posisi kelima.

Dari 455 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 10 Jalan Lawu, hanya 199 yang hadir. Sedangkan 256 pemilih lainnya tidak hadir alias “golongan putih” (golput).

Sementara itu hitung cepat yang dilakukan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI hingga saat ini masih belum tuntas atau baru mencapai 68 persen dari total DPT 612.562 pemilih

 

 

TPS seperti “Pernikahan” mewarnai Pilkada di kota ┬áMalang

Sumber: Antara Jatim.com