Panwaslu

JS

Ternate — pimpinan bawaslu pusat, nasrullah, mengharapkan pilkada maluku utara 2013 diawasi dengan intensif, bukan hanya saja oleh instansi pengawas, namun juga organisasi kemasyarakatan serta media massa manfaat mewujudkan pemilihan yang berkwalitas.

“Kami sangat berharap kisruh Pilkada Malut 2002 dan tahun 2007 tidak terulang pada pemilihan kepala daerah tahun ini. Karena itu semua pihak, termasuk organisasi kemasyarakatan dan media massa perlu turut mengawasinya, agar tercapai pilkada yang berkualitas,” katanya saat menutup Rapat Koordinasi Pengawasan Pilkada Malut di Ternate, Kamis.

Menurut Nasrullah, Bawaslu juga bertekad untuk terus mengawasi tahapan Pilkada Malut, karena daerah ini sudah mencatat sejarah politik yang pahit, hingga melahirkan konflik berkepanjangan.

Untuk mencegah terulangnya kisruh pada Pilkada Malut sebelumnya itu, katanya, semua pihak terkait harus memiliki komitmen bersama untuk menghindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya keributan dalam setiap tahap pelaksanaan pemilihan.

“Khusus untuk Bawaslu Provinsi Malut maupun panwaslu kabupaten/kota, kami menginstruksikan agar melaksanakan tugas pengawasan tersebut dengan penuh tanggung jawab, sesuai dengan aturan yang ada,” ujarnya. Selain itu, Bawaslu juga jangan melirik ke sana-sini dan dalam melaksanakan setiap tahapan pilkada menerapkan prinsip jujur, adil, dan rahasia.

“Pilkada Malut 2013 harus sukses dan berlangsung secara aman agar bisa menjadi cermin yang dapat menunjukkan bahwa Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2014 akan berlangsung aman. Malut menjadi barometer pemilu di Indonesia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua KPU Malut, Muliadi, menyatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk menjaga integritas, sehingga tahapan pilkada tahun ini dapat berjalan sukses dan berkualitas.

“Kita harus bisa mencegah agar pilkada tahun ini tidak sampai kisruh seperti sebelumnya. Kita perlu belajar dari pengalaman kisruh tahun 2007 yang merugikan daerah dan masyarakat,” katanya.

Bawaslu Berharap agar Pilkada Malut Diawasi dengan Intensif mungkin
Sumber: antaranews.com

 

Pilkada Serentak, Lima Kabupaten di NTT Tuntaskan Pemungutan Suara

ke-6-pasangan-calon-foto-bersama

 

 

- untuk menciptakan pilkada damai, enam pasangan calon gubernur maluku utara ( cagub malut ) lakukan ikrar pilkada damai di aula bank indonesia ( bi ) kota ternate sedang, maluku utara.

ikrar sekalian penandatanganan pakta integritas itu di hadiri oleh komunitas komunikasi pimpinan tempat ( forkopimda ) prov malut serta disaksikan oleh gubernur malut, kapolda malut, kejati malut, ketua kpu malut serta ketua bawaslu malut.

dalam sambutanya, kapolda malut brigjen pol machfud arifin menuturkan, penandatanganan ini penting biar tercipta kondisi damai dalam pilkada kelak.

mengingat deklarasi ini udah disepakati berbarengan, maka apabila dilanggar cagub serta cawagub malut yang mengenai dapat berurusan dengan hukum, tuturnya, kamis ( 23/5/2013 ).

Menurut Machfud, kesepakatan untuk berintegritas para Cagub dan Cawagub itu akan dijadikan pijakan untuk menjalankan seluruh proses Pilkada di Provinsi Maluku Utara.

Dalam kesempatan itu juga, Gubernu Malut Thaib Armaiyn meminta para cagub/cawagub siap menang dan kalah agar terciptanya kedamaian di wilayah Malut.

Gubernur juga meminta para walikota dan bupati Kab/kota se Malut agar membantu kedamaian dalam rangka menegakan nilai-nilai demokrasi sebelum pada saat sesudah pemilukada nanti.

 

Enam Cagub Maluku utara  mengdeklarasi  Pilkada yang damai

Sumber: Sindonews.com