Pilkada Subang, Imas Terkaya Agus Termiskin

 Pilkada Subang, Imas Terkaya Agus Termiskin


Pilkada Subang, Imas Terkaya Agus Termiskin

SUBANG – KPUD Subang mengakui belum mengumumkan harta kekayaan pasangan calon meski saat ini memasuki masa kampanye. Pasalnya, pihaknya belum menerima data tersebut dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Semua daftar harta kekayaan sudah diserahkan masing-masing calon dan kami sudah serahkan ke KPK untuk diverifikasi. Hanya saja, data kekayaan Ojang Sohandi, Makmur Sutisna dan Ade Kosasih belum dikembalikan oleh KPK, sementara yang lainnya sudah dikembalikan. Sehingga, karena belum dikembalikan semuanya, kami belum bisa mengumumkan,” kata Kopin Pinem, Kasubag Hukum KPUD Subang di ruang kerjanya, Kamis (22/8/2013).

Pihaknya mengaku sudah meminta KPK untuk segera mengembalikan data verifikasi harta kekayaan tiga orang tersebut agar bisa segera diumumkan kepada publik.

“Kita ultimatum kepada KPK untuk secepatmya menyerahkan berkas harta kekayaan cabup dan cawabup kepada KPUD Subang, sebelum pelaksanaan kampanye, itu batas akhir,” kata Kopin Pinem.

Kopin menjelaskan, calon wakil bupati Subang Imas Aryumningsih yang berpasangan dengan Ojang Sohandi, memiliki harta sebesar Rp 73 miliar. Sedangkan, Agus Masykur memiliki harta sebesar Rp 136 juta.

“Itu bocoran saja, sisanya belum bisa diumumkan. Nanti saja setelah semuanya lengkap,” katanya.

tribunnews.com

 

Pilkada Lewat DPRD Rawan Digugat

25 Agustus, Surat Suara Pilkada Subang Rampung Dicetak

25 Agustus, Surat Suara Pilkada Subang Rampung Dicetak

SUBANG- Sebanyak 1,1 juta lembar surat suara untuk Pilkada Subang 8 September 2013 mendatang bakal segera dicetak oleh pemenang tender PT Pura Barutama. “Cetak surat suara mulai dilakukan besok di Kudus Jawa Tengah,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Ahmad Mudofir.

Dia menjelaskan sesuai dokumen kontrak antara KPU dengan pemenang tender (PT Pura Barutama), pelaksanaan cetak surat suara berlangsung selama 9 hari, mulai 19 hingga 27 Agustus 2013. Namun pihaknya meminta perusahaan untuk mempercepat merampungkan proses cetak maksimal hingga 25 Agustus mendatang.

“Kami minta di tanggal 25 Agustus itu, seluruh surat suara sudah sampai ke Subang, supaya kami punya waktu untuk lakukan penyortiran, sehingga pada 27 Agustus-nya kami bisa langsung distribusikan surat suara ke seluruh kecamatan,” bebernya.

Dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada ditetapkan sebanyak 1.149.929 jiwa, pihaknya harus mencetak surat suara sekitar 1.178.677 lembar. Untuk keperluan ini, KPU menghabiskan biaya Rp700 juta. “Surat suara dicetak sesuai dengan jumlah DPT ditambah 2,5 persen, yakni sebanyak 1.178.677 lembar,” ucapnya.

Surat suara itu, pascapenyortiran, nantinya didistribusikan kepada 30 PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan), untuk selanjutnya disebar ke 2.725 TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang berada di 253 desa/kelurahan se-Kabupaten Subang. “Untuk efisiensi anggaran, distribusi akan menggunakan kotak suara bekas Pilkada 2008, karena kondisinya masih layak pakai,” pungkasnya. [zaenal mutaqien]

tintahijau.com

 

 

 

 

Ketua KPU Jatim Dihukum DKPP

KPUD Tetapkan Zona Kampanye Pilkada Subang

KPUD Tetapkan Zona Kampanye Pilkada Subang

ubang - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Subang, Jawa Barat, menetapkan enam zona kampanye Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Subang 2013 yang akan berlangsung pada 8 September mendatang.

“Sudah ditetapkan melalui rapat pleno KPUD, kemarin,” kata Ketua KPUD Subang, Ahmad Mudofir, kepada Tempo, Kamis, 15 Agustus 2013. Rapat dihadiri pasangan calon bupati dan wakil bupati, para tim sukses, dan unsur pimpinan daerah.

Keenam zona kampanye yang telah ditetapkan tersebut yakni zona satu meliputi Kecamatan Subang, Cibogo, Cijambe, Pagaden, dan Cipunagara. Zona dua yaitu Kecamatan Tanjung Siang, Cisalak, Kasomalang, Ciater, Jalancagak, Sagalaherang, dan Serangpanjang.

Lalu zona tiga meliputi Kecamatan Dawuan, Kalijati, Cipeundeuy, dan Pabuaran. Kemudian zona empat terdiri dari Kecamatan Patokbeusi, Sukasari, Blanakan, dan Legonkulon. Seterusnya, zona lima meliputi Kecamatan Pusakanagara, Pusakajaya, Pamanukan, Compreng, dan Tambakdahan. Adapun zona enam terdiri dari Kecamatan Binong, Pagaden Barat, Cikaum, dan Purwadadi.

Pemilihan Bupati Subang ini diikuti oleh enam pasangan calon. Mereka adalah pasangan calon nomor urut 1, Agus Masykur-Asep Rohman Dimyati (koalisi PKS-PAN); pasangan urut dua, Makmur Sutisna-Asep Muslihat (koalisi Hanura dan 14 partai nonparlemen); nomor urut 3, pasangan KH Ahmad Juanda-Ade Suhaya (Partai Demokrat).

Lalu pasangan nomor urut empat, pasangan (inkumben) Ojang Sohandi-Imas Aryumningsih (koalisi PDIP-Golkar); pasangan nomor lima dari jalur perseorangan yakni Atin Supriyatin-Nina Nurhayati; dan pasangan nomor enam juga dari jalur perseorangan, Riza Hanafi-Ade Kosasih, di zona enam.Menurut Mudofir, setiap pasangan calon diberi ruang dan kebebasan berkreasi dan berekspresi. “Baik yang bersifat terbuka, tertutup, lewat pemasangan alat peraga, door to door, dan sebagainya, asalkan tidak melabrak aturan yang telah ditentukan,” ujarnya.Adapun pelaksanaan kampanye akan berlangsung sejak 23 Agustus hingga 3 September 2013. Sebelum masa kampanye digelar, KPUD akan menggelar penyampaian visi dan misi para pasangan calon yang akan dilangsungkan di gedung DPRD Subang secara terbuka.

Pada 4 September 2013, dijadwalkan sesi debat terbuka para pasangan calon. “Semua jadwal tersebut sudah disetujui KPUD serta para pasangan calon dan tim suksesnya,” kata Mudofir.
tempo.co

 

Pilkada Subang, Imas Terkaya Agus Termiskin

 JADWAL KAMPANYE PILKADA SUBANG BERIKUT ZONANYA


JADWAL KAMPANYE PILKADA SUBANG BERIKUT ZONANYA

SUBANG, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Subang berhasil menyusun jadwal kampanye Calon Bupati dan Wakil Bupati. Menurut Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Kampanye KPUD Subang, Maman Suparman, penyusunan jadwal terdiri dari waktu kampanye dan zona wilayah lingkup lokasi kampanye para calon. “Jadi tiap calon akan mendapatkan kesempatan 2 kali tiap zona dan 12 kali untuk keseluruhan wilayah Subang selama masa kampanye,” jelasnya kepada Reporter Subang, Kamis (1/8).

Penyusunan jadwal kampanye dihadiri oleh semua tim sukses masing-masing Pasangan Calon yang diselenggarakan di Aula Kantor KPU Subang.

Kampanye akan berlangsung selama 12 hari dimulai pada tanggal 22 Agustus dengan penyampaian Visi dan Misi masing-masing calon yang dilaksanakan di Gedung DPRD Subang dan diakhir pada 4 September 2013 dengan debat calon yang disiarkan langsung oleh salah satu TV Swasta daerah.

Sedangkan untuk mengantisipasi pelanggaran, lanjut Maman, pihak KPUD telah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu). “Jika terjadi pelanggaran, saya kira Panwas dan Kepolisian sudah bisa menegakkan hukum,” pungkasnya.

 

30 kecamatan di Subang terbagi dalam 6 zona kampanye yang tesusun sebagai berikut:

Subang Satu meliputi: Subang, Cibogo, Cijambe, Pagaden dan Cipunagara

Subang Dua meliputi: Tanjungsiang, Cisalak, Kasomalang, Ciater dan Jalancagak, Sagalaherang dan Serangpanjang

Subang Tiga meliputi: Dawuan, Kalijati, Cipeundeuy dan Pabuaran

Subang Empat meliputi: Patokbeusi, Ciasem, Blanakan, Sukasari dan Legonkulon

Subang Lima meliputi: Pusakanagara, Pusakajaya, Compreng, Pamanukan dan Tambakdahan

Subang Enam meliputi: Binong, Pagaden Barat, Cikaum dan Purwadadi

 

reportersubang.com

 

PDIP Apresiasi Tingkat Partisipasi Pemilih Pilkada

PDIP Siap Pecat Kader Pembelot di Pilbup Subang

PDIP Siap Pecat Kader Pembelot di Pilbup Subang

Subang – Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Tb Hasanuddin menyatakan akan mecoret baik ketua partai maupun kader partai yang membelot dalam Pilbup Subang 2013.

“Kalau ada ketua PDIP, baik di tingkat ranting, maupun di tingkat PAC, dalam Pilbup Subang membelot dari ketentuan partai, maka laporkan ke saya dan saya tidak segan-segan akan mencoretnya,” ujar Tb Hasanuddin dalam sambutan Traning Saksi Kader PDIP Subang untuk Pilbup Subang di Kantor PDIP Subang, Sabtu (27/7).

Majunya Ojang Sohandi-Imas Arumninggsih, lanjutnya, sudah ditetapkan dan menjadi keputusan partai. Dengan demikian, apabila keputusan itu dikhianati, artinya sudah mengingkari apa yang menjadi keputusan partai.

Terkait target raihan suara yang harus dimenangkan paslon Cabup/Cawabup Ojang Sohandi-Imas Arumninggish, Tb Hasanuddin menargetkan 70% suara.”Saya tidak mau mengawang-awang, setiap satu bulan sekali sejak akan menentukan siapa yang akan diusung dari PDIP dalam Pilbup Subang hingga kini, Ojang selau meraih hasil palin tinggi dibanding calon lain dalam setiap survey. Kita targetkan 70% suara untuk kemenangan OI di Pilbup Subang nanti,” paparnya.

“Strategi dalam setiap pertarungan tentu ada, namaun tidak akan saya kemukakan karena itu rahasia partai,” paparnya.

Sementara itu, Ojang Sohandi menyakini dengan kedispilinan dan ketegasan yang diterapakan Ketua DPD Jawa Barat, maka internal PDIP Subang akan semakin solid. “Kegiatan TOT saksi ini merupakan langkah awal konsolidasi untuk lebih menyolidkan partai sekaligus membentuk tim pemenangan. Sesuai arahan pak Ketua DPD Jabar, jika ada partai yang membelot maka akan dipecat,” papar Ojang.

Diberitakan sebelumnya, dengan majunya mantan Ketua DPRD Subang Fraksi PDIP, Atin Supriatin yang berpasangan dengan istri mantan Bupati Subang Eep Hidayat, Ambu Nina, dari Jalur Independen, banyak pihak memprediksi jika PDIP Subang akan terpecah dalam Pilbup Subang.

inilah.com

Surat Suara Pemilu Dirancang Mirip Uang

6 Pasangan Siap Bertarung di Pilbup Subang

6 Pasangan Siap Bertarung di Pilbup Subang

INILAH.COM, Subang – Enam bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Subang dinyatakan lolos baik secara dukungan maupun administrasi persyaratan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati untuk bersaing pada Pilbup Subang 2013. Pengumuman dilakukan di Aula KPU Kabupaten Subang, Selasa (23/7), dan dihadiri semua tim sukses masing-masing calon.

Pokja Pencalonan KPU Kabupaten Subang, Rokib Elfarid mengatakan, dari enam Cabup/Cawabup Subang yang lolos tersebut, dua diantaranya dari jalur perseorangan. Keduanya lolos baik secara dukungan minimal 3% dari jumlah penduduk atau 50.349 dukungan maupun dukungan persyaratan.

“Pasangan Atin Supriatin-Ambu Nina menyerahkan dukungan sebanyak 64.267 atau melebihi ketentuan yang ditetapkan KPU. Begitupun, pasangan calon M Riza Hanafi-Ahmad Kosasih yang menyertakan jumlah dukungan sebanyak 56.699 orang,” ujar Rokib, Selasa (23/7)

Pasangan cabup/cawabup dari jalur partai yang lolos dengan syarat minimal dukungan delapan kursi di DPRD diantaranya, Agus Masykur-Asep Rohman Dimiyati (PKS 7 kursi dan PAN 3 Kursi), pasangan Ojang Sohandi-Imas Arumningsih (PDIP 14 kursi dan Golkar 6 kursi), Ahmad Juanda-Ade Suhaya (Demokrat 9 kursi) dan Mamur Sutisna-Asep Muslihat yang di usung Partai Hanura dan 14 Partai non-parlemen.

“Untuk pasangan Mamur Sutisna-Asep Muslihat, awalnya mendapat dukungan dari 15 partai non-parlemen. Karena satu partai non-parlemen tidak memenuhi dukungan, maka menjadi 14 partai. Dengan jumlah suara pemilih sah pada tahun 2008 sebanyak 123.926, maka Mamur Sutisna-Asep Mulihat dinyatakan lolos,” terangnya.

Ketua Pokja Sosialisasi KPU Kabupaten Subang, Maman Suparman menambahkan, untuk penetapan cabup/cawabup akan dilakukan KPU pada 24 Juli 2013. “Untuk pengundian nomor urut, akan dilakukan di alun-alun Subang pada 25 Juli 2013,” tambah Maman

inilah.com

Besok Pilkada Langkat, TPS di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

sukur

SUBANG,– pasangan calon bupati serta wakil bupati kabupaten subang makmur sutisna-asep muslihat mengkalim didukung dari guru se kabupaten subang. “Saya mendapat dorongan dari para paraktisi pendidikan, khususnya para guru di Kabupaten Subang,” kata Makmur.  Keduanya merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Subang di masa Bupati Subang Eep Hidayat dan maju dengan dukungan dari Partai Hanura dan 14 partai non parlemen.

“Jumlah suara mencapai 127.292. Kita sudah dinyatakan cukup memenuhi syarat oleh KPU Subang,” ucap Makmur.

Makmur mengaku tidak perlu dukungan, namun hanya minta doa restu dari semuannya agar pencalonan dirinya membawa maslahat.

“Jadikan saya Ya Allah kalau akan membawa maslahat, kalau tidak jangan jadikan,” pungkasnya.

 

 

 

Klaim Didukung Guru, Mantan Kadisdik Subang Ikut Duet Dalam Pilkada

Sumber: FOKUSJabar.com

QuwVD3CvMP

erw

 

 

SUBANG- matan kepala dinas pendidikan subang, makmur sutisna maju pada pilkada subang dari jalur perseorangan. ia bakal menggandeng bekas asda pemkab subang aseng junaedi.

makmur mengaku di dukung dari beberapa guru serta warga subang. dukungan minimal 30% dari syarat calon perseorangan telah ia kantongi. idenya, dukungan ini bakal disampaikan makmu-aseng pada 22. 00 wib ini.

malam ini saya bakal menyerahkan berkas dukungan dari warga yang tersebar di 245 desa serta 8 kelurahan yang tersebar di 30 kecamatan di kabupaten subang, kata makmur sutisna pada tintahijau. com, kamis ( 16/5/2013 ).

makmur optimistis, gandeng aseng junaedi yang telah mengenyam pengalaman di pemerintahan dari level kecamatan sampai menjabat direktur rsud, bakal meloloskan pencalonannya serta jadi orang no di subang.

kita tinggal tunggulah saja dukungan warga, saya optimis bakal memenangkan yang bakal dilakukan pada tanggal 8 september 2013 mendatang, ujarnya

 

Makmur Menggandeng Aseng Di Pilkada Subang

Sumber: tintahijau.com

Partai

pastika1-300x241

SUBANG- petinggi gerindra menyambangi sekretariat ard centre di jl. di pandjaitan, subang. kedatangannya sebagai isyarat dukungan atas pencalonan asep r dimyati ( ard ) di pilkada subang ?

bisa juga dimaksud beri dukungan ard di pilkada kelak, beliau visioner serta fres, mempunyai arti punya warna baru, kata ketua penjaringan calon bupati gerindra, boing s jakaria,

boing menegaskan, komunikasi politik gerindra dengan pan tidak saja dijalankan kesempatan ini. menurut boing, kunjungannya kesempatan ini untuk yang ke-7 kalinya. dari mulai tim internal gerindra sampai pada elit partai. tapi pada pembicaraan didalam kunjungan singkat itu, tambah boing justru ada wacana pengusungan satu paket asep-boing.

kita tengah penajajakan bab misi serta visi. bila satu visi, ya jalan. pembicaraan singkat tadi, tidak salah bila asep dengan boing, dikarenakan kita saling aktivis. seluruhnya melacak bentuk, kedepannya adakah nilai semakin atau tidak, tuturnya.

waktu disinggung dukungan itu sisi dari koalisi, boing menegaskan, membangun koalisi dengan pan cukup berat. ia memaparkan koalisi itu untuk jadikan satu serta membangun titik serta munculkan nama. pabila saat ini beri dukungan, dikarenakan calonnya telah ada, pungkasnya.

Gerindra Dukung ARD dalam Pilkada di Subang ,jawa barat

 

Sumber: tintahijau.com