Warga Pangandaran Terakhir Ikut Pilkada Ciamis

Warga Pangandaran Terakhir Ikut Pilkada Ciamis

Warga Pangandaran Terakhir Ikut Pilkada Ciamis

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Ciamis pada Minggu (22/9/2013), menjadi pemilihan terakhir bagi Kabupaten Pangandaran. Sebab, kini Pangandaran telah menjadi Daerah Otonom Baru (DOB).

Walau telah memisahkan diri dari Kabupaten Ciamis, sesuai Undang Undang, Kabupaten Pangandaran harus tetap ikut pada Pilkada Kabupaten Ciamis Minggu (22/9/2013).

Bagi sebagian masyarakat, ada yang berpendapat apa untungnya turut serta pada Pilkada Kabupaten Ciamis. Sebab, memilih bukan untuk kepala daerahnya. “Kita kan memilih bukan untuk kepala daerah Kabupaten Pangandaran. Lalu keuntungannya bagi kita apa?” ucap salah seorang warga Kecamatan Pangandaran, Dadang (bukan nama sebenarnya).

Dadang (50) mengatakan, dari para calon yang bertarung pada Pilkada Kabupaten Ciamis, tidak ada visi dan misi yang menarik perhatiannya. Atau, yang benar-benar bermanfaat bagi Kabupaten Pangandaran.

“Dari yang saya dengarkan dan lihat, tidak membuat saya tertarik. Jadi, saya pikir nantinya pun tidak akan memberi pengaruh dan banyak keuntungan bagi Kabupaten Pangandaran.

Lain halnya dengan Dadang, Asep NR (32) mengungkapkan bahwa pada Pilkada Kabupaten Ciamis, seluruh warga Kabupaten Pangandaran yang terdaftar pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus mensukseskannya. “Sampai kapan pun, Kabupaten Pangandaran dengan Kabupaten Ciamis akan selalu memiliki hubungan saudara dengan kita. Jadi, sudah sepatutnya harus mensukseskan Pilkada ini,” jelasnya.

Asep mengatakan, siapa yang nantinya akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ciamis, dapat menjadi pemimpin terbaik bagi daerahnya. Serta membawa dampak positif dan bersinergitas dengan Kabupaten Pangandaran.

Pada Pilkada Kabupaten Ciamis Minggu (22/9/2013), sebanyak 307.766 warga Kabupaten Pangandaran masuk DPT. Jumlah tersebut adalah 24,94 persen dari jumlah DPT 1.233.822.

Penjabat Bupati Kabupaten Pangandaran Endjang Naffandy mengajak seluruh warganya yang masuk ke dalam DPT Pilkada Kabupaten Ciamis untuk mensukseskan pada pemilihan. “Walaupun sudah menjadi Kabupaten Pangandaran, kita harus tetap mensukseskan pesta demokrasi ini,” jelasnya.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) didatangi warga untuk menggunakan hak suaranya.

Seperti di TPS 12 Dusun Parapat, Desa Pangandaran, Kecamatan Pangandaran, kemudian di TPS 1 Dusun Karangsalam, Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran. Di sana, warga berbondong-bondong datang ke TPS untuk menggunakan hak suaranya. (A-195/A-147)***

pikiran-rakyat.com