Abah Encang-Tio Indra resmi gugat Pilkada Majalengka

Abah Encang-Tio Indra resmi gugat Pilkada Majalengka

Abah Encang-Tio Indra resmi gugat Pilkada Majalengka

Calon Bupati-Wakil Bupati Majalengka dari nomor urut 4, Abah Encang-Tio Indra Setiadi (HATI) resmi mengajukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Komisioner Bidang Hukum KPU Kabupaten Majalengka, Nasihin, mengatakan pihaknya mengetahui hal tersebut setelah pihaknya berkunjung ke MK pada Rabu 25 September lalu. Gugatan yang diajukan oleh pasangan cabup-cawabup yang diusung oleh PKS dan Partai Patriot tersebut sudah terdaftar dengan nomor pendaftaran 1004/PAN/MK/9 tahun 2013.

“Sudah masuk di nomor pendaftaran. Kalau (nomor) registernya, belum (ada), baru nomer pendaftanan saja. (Kabupaten) Kuningan juga, yang lebih dulu, belum dapat register,” kata Nasihin, Jumat (27/9/2013).

Dari data yang ada di MK, pihak yang mengajukan gugatan hanya dari satu pasangan. Sama persis dengan saat pelaksanaan rapat pleno rekapitulasi, yakni hanya saksi dari pasangan HATI yang mengajukan keberatan dan menolak hasil rapat pleno tersebut.

Jika gugatan tersebut diterima oleh MK, maka cabup-cawabup nomor urut 2 pun akan dilibatkan dalam persidangan. Pasalnya, pasangan cabup-cawabup yang diusung oleh PDIP tersebut memiliki keterkaitan dengan gugatan yang disampaikan oleh kubu HATI tersebut.

“Nanti nomor urut 2 juga akan dilibatkan, karena pihak terkait. Tapi itu semua masih menunggu apakah gugatan yang diajukan diterima oleh MK atau tidak, nantinya,” jelas dia.

sindonews.com

Apresiasi Spanduk Ajakan Laporan Pelanggaran Pilkada

Apresiasi Spanduk Ajakan Laporan Pelanggaran Pilkada

Apresiasi Spanduk Ajakan Laporan Pelanggaran Pilkada

Ada yang cukup mengundang perhatian pada pada momen pencoblosan Pilbup Majalengka, Minggu (15/9). Di sejumlah titik di Majalengka Kota dan Cigasong tampak terpasang spanduk yang berisikan tentang pemberian hadiah sebesar Rp2 juta bagi warga yang melaporkan adanya praktik politik uang dalam Pilkada Majalengka 15 September 2013. Spanduk yang terpasang sejak Sabtu (14/9) kini sudah tidak tampak lagi di lokasi semula.

Sampai pelaksanaan pencoblosan, spanduk itu masih tampak di di bunderan tugu Kecap, Tonjong dan sekitar pasar tradisional Cigasong. Namun demikian, sejumlah warga yang biasa beraktivitas di lokasi tersebut mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan dan siapa yang memasang spanduk tersebut.

“Saya melihat spanduk itu dari hari Sabtu (14/9), tapi tidak tahu siapa yang memasangnya dan kapan. Tau-taupas (Sabtu) pagi sudah ada spanduk itu,” kata Anta, warga yang biasa beraktivitas di sekitar bundaran tugu Kecap, kemarin.

Ketika ditanya apakah akan ikut melaporkan dugaan politik uang pada Pilkada Majalengka agar mendapatkan hadiah uang sebesar Rp2 juta, Anta mengaku dirinya tidak berminat. “Enggah ah. Takut kenapa-kenapa. Meskipun ada tulisan ‘data anda terjamin kerahasiannya’ tapi nggak mau lah. Lebih-lebih pilihan (pilkada) kemarin itu kan sudah aman,” jelasnya.

Sementara itu, saat sejumlah wartawan dari media cetak dan elektronik mengambil gambar spanduk di bundaran tugu kecap, sekitar pukul 10:00 WIB, selang beberapa jam tepatnya sekitar pukul 14:00 WIB, spanduk tersebut sudah tidak nampak lagi. Salah satu warga mengatakan, spanduk tersebut dicabut sekitar pukul 12:00 WIB oleh petugas.

Namun demikian, spanduk serupa masih tampak terpasang di sekitar pasar tradisional Cigasong. Baik spanduk di bundaran tugu kecap maupun di dekat Pasar Cigasong, disinyalir dipasang oleh kelompok masyarakat yang menamakan dirinya sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Pilkada Bersih. Hal tersebut tampak dari identitas yang tercantum dalam spanduk tersebut.

Ketua Panwaslu Majalengka H Agus Asri Sabana SAg MSi mengapresiasi keberadaan spanduk tersebut. Namun hal itu bukan semata-mata sebagai indikasi bahwa kinerja Panwaslu tidak optimal. Agus menilai, spanduk tersebut merupakan salah satu bentuk peran serta masyarakat untuk menghindari adanya pelanggaran-pelanggaran dalam Pilkada.

“Itu artinya semua elemen masyarakat didorong untuk berpartisipasi. Itu (spanduk) kan tidak menyudutkan salah satu peserta (pilkada),” tambahnya.

Agus berharap ketika ditemukan adanya dugaan pelanggaran, di antaranya politik uang, diharapkan juga berkoordinasi dengan Panwaslu. Hal tersebut untuk mempermudah proses penanganan terhadap kasus tersebut.

“Ketika ada temuan, hendaknya dikonfirmasikan juga kepada kami,” pungkasnya.

radarcirebon.com

 

Pilkada Majalengka, Sutrisno yakin menang satu putaran

Pilkada Majalengka, Sutrisno yakin menang satu putaran

Pilkada Majalengka, Sutrisno yakin menang satu putaran

Calon Bupati nomor urut 2 Majalengka, Sutrisno, memutuskan untuk melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 002 Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar), desa kelahirannya.

Sutrisno datang ke TPS menggunakan mobil dengan pengawalan dari para pendukungnya. Sesampainya di lokasi TPS 002, Sutrisno langsung diserbu oleh warga yang sudah datang lebih awal untuk sekedar bersalaman. Mendapatkan sambutan antusias dari warga tersebut, Sutrisno tidak langsung menuju TPS, melainkan mencoba untuk menyambut dan menyapa mereka.

Seusai menyalami warga, Sutrisno yang datang dengan mengenakan baju kotak-kotak, langsung menuju TPS untuk mengambil surat suara untuk kemudian masuk ke bilik suara yang telah ditentukan oleh petugas. Tidak selang berapa lama, Sutrisno kembali keluar dari bilik suara dengan senyum sumringah.

Sebelum memasukkan surat suara yang sudah dicoblos ke dalam kotak suara, Sutrisno menyempatkan diri untuk menunjukkan surat suara yang dalam keadaan terlipat tersebut kepada para wartawan yang sudah menunggu di luar TPS untuk diambil gambar.

Hal serupa juga dilakukan Sutrisno setelah mencelupkan jari di tinta yang disediakan. Seusai melakukan pencoblosan, di hadapan wartawan, Sutrisno kembali menegaskan optimismenya bahwa dirinya bersama Karna Sobahi, sebagai pendampingnya akan menang dalam satu putaran.

“Lihat saja bagaimana antusiasnya warga. SUKA akan kembali menang dalam satu putaran,” kata Sutrisno yang disambut merdeka oleh para pendukungnya tersebut, Minggu (15/9/2013).

Sebagaimana diketahui, pada Pilkada Bupati-Wakil Bupati Majalengka 15 September ini, Sutrisno kembali maju didampingi oleh Karna Sobahi yang juga berstatus sebagai wakil bupati Majalengka tersebut.

sindonews.com

Pilkada Majalengka, Sutrisno yakin menang satu putaran

Pilkada Majalengka, DPT naik dibanding DPS

Pilkada Majalengka, DPT naik dibanding DPS

Sindonews.com – Daftar Pemilih Tetap (DPT) dalam Pilbup 15 September tercatat sebanyak 953.794. Angka tersebut berdasarkan hasil rapat pleno KPUD yang diikuti oleh PPK, PPS dan tim sukses dari para cabup-cawabup, di Aula KPUD, Jum’at (26/7).

Ketua KPUD Kabupaten Majalengka, Supriatna menjelaskan, DPT untuk Plbup mendatang mengalami kenaikan dibanding DPS lalu. Hal tersebut, jelas dia dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya terdapat penambahan nama yang pada DPS belum tercatat.

“Dari hasil sidang pleno tadi, diketahui angka DPT sebanyak 953.794, dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 473.064 dan Perempuan sebanyak 480.730. DPT ini mengalami kenaikan dibanding DPS yang berada di angka 946.589,” kata Supriatna, seusai memimpin rapat.

Dijelaskan dia, sebelum ditetapkan sebagai DPT, terdapat beberapa tahap yang harus dilalui oleh petugas. Supriatna menjelaskan, tahapan pertama dilakukan sejak diterimanya DP4 dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Majalengka.

“Tahapannya begini. Data dalam DP4, kami coba untuk dimutakhirkan, tapi belum ditambah dengan nama yang tidak terdaftar. Adapun dari DPS ke DPT, diinstruksiakn agar yang belum terdaftar, segera dimasukkan. Sehingga ada peningkatan jumlah dari DPS ke DPT,” jelas dia.

Kendati telah ditetapkan sebagai DPT, namun pada hari H nya pemilihan mendatang, Supriatna menjelaskan tidak menutup kemungkinan mengalami penurunan jumlah. Hal tersebut seiring dengan adanya kemungkinan nama yang tercantum dalam DPT pindah domisili atau meninggal.

“DPT Ini harus dipelihara juga oleh PPK, PPS. Dalam rangka pemeliharan ini, memungkinkan nanti menurun, karena rentang waktu dari penetapan hari ini ke hari H (pemilihan) ada juga yang pindah atau meninggal. Dan Saya sudah memerintahkan (jika ditemukan hal seperti itu) untuk mencoret, sehingga kami tahu saat hari H nanti angka pasti pemilih di TPS,” papar dia.

sindonews.com

Pilkada Majalengka, Sutrisno yakin menang satu putaran

DPT Pilbup Kecamatan Majalengka Sebanyak 51.658

DPT Pilbup Kecamatan Majalengka Sebanyak 51.658

MAJALENGKA – Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup Kecamatan Majalengka ditetapkan Jumat (19/7) di aula Kecamatan Majalengka. Hadir dalam kesempatan itu, Camat Majalengka Yusanto Wibowo dan Panwas Kecamatan Majalengka, Rakisa Abdul Haris disaksikan timses dari pasangan Suka dan timses pasangan Apang-Nasir.

Ketua PPK Majalengka, Adam Suhara menyebutkan, sesuai Keputusan KPU Kabupaten Majalengka Nomor 01/Kpts/KPU-Kab-011.329129/IV/2013 tentang tahapan, program dan Jadwal Penyelenggaraan Pilbup Majalengka Tahun 2013, pelaksanaan penetapan DPT Pilbup tahun 2013 ditetapkan oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada tanggal 19 Juli 2013, setelah sebelumnya melalui rangkaian tahapan dan jadwal dimulai tanggal 16 Mei, yakni pencoklitan oleh Petugas Pantarlih dan PPS.

Untuk wilayah PPK Kecamatan Majalengka tadi malam pukul 00.00 telah disyahkan DPT Pilbup tahun 2013 ini oleh PPS di empat desa dan 10 kelurahan yang pelaksanaannya dipusatkan di aula Kecamatan Majalengka. Pengesahan dihadiri seluruh anggota PPS se-Kecamatan Majalengka dan perwakilan dari dua tim sukses pasangan calon.

Disebutkan Adam, jumlah Daftar Pemilih Tetap untuk pesta Pilkada khusus di Kecamatan Majalengka, laki-laki 25.333 dan perempuan 26.325 dengan total 51.658 pemilih. Jumlah ini turun 60 pemilih dibandingkan DPT Pilgub Jabar. Kemungkinan diakibatkan mutasi kependudukan, meninggal atau ubah status dari sipil ke militer.

Camat Yusanto Wibowo SIP MP berharap, tahapan penyelenggaraan pilkada bisa terus berjalan dengan sukses tanpa ekses serta aman. Jangan sampai menimbulkan perselisihan gara-gara beda pilihan. “Rakyat sudah tahu mana pemimpin yang harus dipilih. Semua elemen masyarakat khususnya Kecamatan Majalengka harus menjadi contoh untuk kecamatan yang lainnya,” ujarnya.

Menurut Adam, sebenarnya timses empat pasang cabup telah dihubungi, namun hanya dua yang hadir. Adam menyampaikan ucapan terima kasih atas fasilitasi dan dukungan dari pihak pemerintahan dalam hal ini Camat Majalengka beserta jajarannya termasuk para kuwu/lurah, RT dan RW.

“Kami juga ucapkan terima kasih kepada para anggota PPS dan seluruh Pantarlih yang telah bekerja keras sampai ke penetapan DPT,” pungkasnya.

radarcirebon.com