ARTI Gugat Sengketa Pilkada Mimika ke MK

Pilkada Karanganyar, Juliyatmono-Rohadi raih 243.168 suara

Pilkada Karanganyar, Juliyatmono-Rohadi raih 243.168 suara

Hasil rekapitulasi suara Pilkada Kabupaten Karanganyar yang digelar KPU di aula DPRD Karanganyar, menempatkan pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yuro) menang telak dengan perolehan suara sebanyak 51,44 persen.

Pasangan yang diusung Partai Golkar (PG), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) ini, memperoleh 243.168 suara.

Angka itu didapat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar menggelar rapat pleno penghitungan suara. Dengan begitu, pasangan dengan no urut tiga ini berhak memimpin Karanganyar untuk masa bakti 2013-2018.

Sedangkan pasangan nomor urut dua Paryono-Dyah Shintawati (Pasti) yang diusung PDIP dan Partai Demokrat (PD) memperoleh 197.316 suara atau 41,74 persen.

Di posisi terakhir, ada pasangan nomor urut satu Aris Wuryanto-Wagiyo Ahmad Nugroho (Ayo) yang merupakan koalisi partai kecil meraup 32.212 suara atau 6,81 persen.

Dari 17 kecamatan di Kabupaten Karanganyar, pasangan Yuro menang di wilayah Karanganyar Kota, Jaten, Kebakkramat dan Tasikmadu. Sedangkan di Jatipuro, Jatiyoso, Tawangmangu, Colomadu, Gondangrejo dan Jumantono, pasangan Pasti yang unggul.

“Tahapan selanjutnya adalah rapat pleno penetapan pasangan pemenang. Jika sampai tiga hari kedepan tidak ada gugatan, maka hasil ini akan disampaikan ke DPRD untuk proses selanjutnya sampai pelantikan bupati dan wakil bupati (Wabup) terpilih,” ujar Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko, usai pleno perhitungan suara, Jumat (27/9/2013).

Handoko menjelaskan, tingkat partisipasi pemilih pada pemilukada kali ini meningkat dibanding saat pemilihan gubernur (pilgub) kemarin. Dari 684.593 jumlah pemilih yang terdaftar, partisipasi pemilih mencapai 70,94 persen.

Jumlah ini pemilih meningkat tajam dibanding pemilukada gubernur di mana tingkat partisipasi pemilih hanya sekitar 62 persen. Untuk proses selanjutnya, hasil perhitungan suara diserahkan ke DPRD.

“Tahapan selanjutnya berada di tangan DPRD dan KPU tinggal mengikuti. Proses pemberhentian bupati lama hingga pelantikan bupati baru ditetapkan oleh DPRD. Untuk pelantikan, rencananya 15 Desember 2013,” pungkasnya.

sindonews.com

 

Jelang Pilkada, Bupati Rina Diteror SMS Gelap

Jelang Pilkada, Bupati Rina Diteror SMS Gelap

Jelang Pilkada, Bupati Rina Diteror SMS Gelap

Pilkada Karanganyar ada tanda-tanda semakin memanas. Tak hanya persaingan kandidat yang memunculkan hawa persaingan yang memanas, bahkan Bupati Rina Iriani juga terkena imbas.

Dia mengaku mendapatkan pesan pendek (SMS) gelap dari seseorang yang mengancam akan membakar Kantor Setda, Kantor KPU dan rumah dinas Bupati, jika pasangan tertentu akhirnya kalah. Minimal setiap hari akan ada demo besar besaran yang mengganggu pemerintahan di Karanganyar.

‘’Saya menerima SMS gelap itu dari nomor yang tidak teridentifikasi. Saya santai saja menanggapi, karena saya yakin polisi akan melakukan pengamanan secara ketat dan menjaga pesta demokrasi ini sampai selesai nanti,’’ kata dia kepada Suara Merdeka.

Dia tidak menyebutkan pasangan mana yang jika kalah dalam pilkada ini akan melakukan aksi dan melakukan ancaman seperti itu. Tetapi itu menunjukkan ada pihak-pihak yang tidak siap kalah, sehingga menebar ancaman seperti itu.

‘’Saya hanya prihatin saja melihat kondisi itu. Padahal sejak awal semua sudah berjanji bisa menerima kemenangan sekaligus kekalahan. Tetapi kalau nanti seperti ini, artinya ada yang tidak siap kalah dan menimpakan kesalahan pada orang lain,’’ tandasnya.

SMS itu memang menuduh Rina mendukung salah satu pasangan saja. Karena itulah ada pihak yang tidak terima dan mengancam seperti itu. Tuduhan yang sangat tidak relevan karena dari awal, Rina justru meminta semua pihak netral.

‘’Kalau soal pilihan, tentu saya memilih satu saja. Tetapi itu hanya saya dan Allah yang tahu, dan tidak perlu saya sebarkan ke orang lain. Kepada semua pihak, birokrasi, saya minta netral karena memang sudah seharusnya bebruat netral,’’ kata dia, Sabtu (21/9).

suaramerdeka.com

 

Pilkada Karanganyar, Pasangan Ayo Blusukan ke Pasar

Pilkada Karanganyar, Pasangan Ayo Blusukan ke Pasar

Pilkada Karanganyar, Pasangan Ayo Blusukan ke Pasar

Karanganyar – Pasangan nomor 1, Aris Wuryanto – Wagiyo Achmad Nugroho (Ayo) dalam agenda kampanye terbuka pertama Pilkada Karanganyar ini tak menggelar kampanye akbar namun memilih blusukan ke Pasar Jumat Karanganyar. Mereka menemui warga yang berbelanja di pasar yang hanya digelar tiap hari Jumat tersebut.

‘’Kami memang tidak akan memobilisasi massa. Resikonya besar karena bisa saja akan menjadi ajang kegiatan yang mengundang kerawanan. Karena itu kami memilih menemui saudara-saudara kita di pasar-pasar atau lainnya,’’ kata Aris Wuryantoro kepada wartawan, Jumat (6/9) pagi.

Diikuti beberapa anggota tim kampanye Ayo, keduanya menyalami warga dan memohon doa restu agar terpilih sebagai bupati dan wabup. Mereka juga membagikan kaos kenangan kepada warga yang ditemui, serta stiker bergambar pasangan tersebut.

Aris yang didampingi Wagiyo mengatakan, mereka memilih berdekatan dengan warga biasa yang akan mereka pikirkan nasibnya setelah terpilih menjadi pimpinan di Karanganyar.

‘’Kami senasib dengan mereka yang ada di pasar Jumat ini. Karena itulah kami berdua memilih datang ke sini, mendengarkan keluhan mereka soal Karanganyar yang akan bisa menjadi masukan untuk dibenahi. Mereka warga yang sehari-hari bergelut dengan kondisi riil di bawah,’’ kata Aris.

Aris menambahkan, empat kali kampanye, semuanya akan dimanfaatkan dengan kampanye masuk kampung ke luar kampung, masuk pasar keluar pasar. Tidak ada agenda pertemuan besar di lapangan, atau pertemuan menghadirkan massa banyak.

‘’Kami menerjunkan tim secara serentak ke seluruh daerah. Setiap kecamatan dan desa ada tim yang diterjunkan, memanfaatkan jatah kampanye tersebut. Namun kami sepakat hanya masuk ke wilayah umum seperti pasar ini.’’ pungkasnya.

timlo.net

 

Surat Suara Pemilu Dirancang Mirip Uang

Pilkada Karanganyar Memanas, Nyaris bentrok

Pilkada Karanganyar Memanas, Nyaris bentrok

Pilkada Karanganyar memanas. Pendukung dua pasangan, Pasti (Paryono–yah Shintawati) dengan pendukung Yuro (Yiliyatmono–Rohadi Widodo) nyaris bentrok di perbatasan Jatipuro – Jatiyoso Jumat (23/8) malam lalu. Beruntung Satuan Dalmas yang langsung dipimpin Kapolres AKBP Nazirwan Adji Wibowo dan satu kompi TNI di bawah kendali Dandim Letkol Inf Edi Basuki bisa meredakan dua kubu yang nyaris berhadap-hadapan tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan, Jumat malam pendukung Yuro dari elemen Banteng Liar akan menggelar deklarasi dan wayangan di Tlobo, Jatiyoso. Karena itu beberapa anggota yang berasal dari luar daerah juga memeriahkan kegiatan itu, berdatangan ke lokasi.

Rombongan pendukung Yuro melintasi jalan utama menuju lokasi di Desa Tlobo. Bertepatan dengan itu, pendukung Pasti sedang Jatipuro sehingga berpapasan  dengan pendukung Yuro. Apalagi beberapa mobil milik rombongan Pasti menghalangi jalan karena diparkir hampir memenuhi jalan yang akan digunakan lewat pendukung Yuro.

Akhirnya kedua belah pihak berhadap-hadapan. Pendukung Yuro yang jumlahnya juga ratusan orang meminta jalan dan meminta pendukung Pasti menyingkirkan mobil yang menghalangi jalan. Sempat terjadi ketegangan karena kedua belah pihak tidak ada yang mengalah.

Beruntung hanya beberapa menit kemudian, dua kompi Dalmas Sat Sabhara Polres dan satu kompi TNI dari Kodim Karanganyar datang ke lokasi. Kapolres dan Dandim bahkan turun langsung menemui kedua belah pihak untuk tidak melanjutkan adu mulut tersebut.

“Akhirnya kami bisa meredakan suasana, dan meminta keduanya untuk bersabar dan tidak menurutkan emosi. Kami minta mobil yang menghalangi jalan dipinggirkan, agar rombongan Yuro bisa lewat. Kami juga mengawal rombongan tersebut sampai ke tujuan di Tlobo,” kata Kapolres, Minggu (25/8) siang.

Ketika laporan dari Polsek masuk, dia memilih terjun langsung memimpin pasukan Dalmas, karena jumlah pendukung yang berhadap-hadapan sama-sama banyaknya. Mencapai ratusan.

“Kami meminta kedua belah pihak sama-sama bersaing secara sehat dan fair. Tidak usah pamer kekuatan dan fisik. Toh semua sama-sama warga Karanganyar, nantinya siapapun terpilih akan menjadi pimpinan mereka semua. Buat apa menghabiskan energy hanya untuk beradu fisik? Santai saja, nikmati pesta demokrasi ini selayaknya pesta,” tandas Nazirwan.

Deklarasi Banteng Liar Jatiyoso sendiri akhirnya berlangsung tertib dan aman, tentu dengan penjagaan puluhan aparat Dalmas Polres dan TNI. Hingga wayangan selesai pagi harinya, semua berjalan dengan lancar tidak ada masalah yang berarti.

Banteng Liar merupakan elemen pendukung Yuro yang dikomandani Kunto, warga Tawangmangu ang juga kakak kandung Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. Dia memilih menyalurkan aspirasi politiknya kepada calon yang didukung Partai Golkar dan PKS tersebut karena dinilai memiliki komitmen jelas dalam memajukan Karanganyar.

Deklarasi sudah dilakukan di Tawangmangu, Ngargoyoso, dan beberapa wilayah atas lainnya. Beberapa cabang lainnya juga terus dibentuk, termasuk Karanganyar. Mereka kebanyakan adalah mantan anggota PDIP yang membelot saat perpecahan muncul di tubuh PDIP Karanganyar pada pilkada 2001 dulu.

suaramerdeka.com

 

DPD: pilkada serentak tekan biaya politik

PILKADA KARANGANYAR Cabup-Cawabup Dijatah Kampanye Terbuka 4 Kali

PILKADA KARANGANYAR
Cabup-Cawabup Dijatah Kampanye Terbuka 4 Kali

Setiap pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) diberi jatah menggelar kampanye terbuka empat kali selama masa kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar. Pasangan nomor urut satu, Aris Wuryanto-Wagiyo (Ayo) akan mengawali kampanye terbuka pada 6 September mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar telah menyusun jadwal kampanye Pilkada Karanganyar berdasarkan masukan para kandidat dan stakeholder. KPU Karanganyar hanya mengatur jadwal kampanye terbuka setiap pasangan. Sementara kampanye tertutup diserahkan sepenuhnya kepada tim sukses pemenangan masing-masing pasangan.

Divisi Pencalonan dan PAW KPU Karanganyar, Kharis Triyono, mengatakan ketiga pasangan dipersilakan menggelar kampanye secara bersamaan setiap hari. Mekanismenya, salah satu pasangan menggelar kampanye terbuka sesuai jadwal yang ditentukan. Sementara dua pasangan lainnya menggelar kampanye tertutup yang diikuti maksimal 250 orang di wilayah lainnya.

“Jatah kampanye terbuka sebanyak empat kali, kami hanya mengatur jadwal kampanye terbuka,” katanya saat ditemui Solopos.com, Kamis (22/8/2013).

Dia mencontohkan pasangan Ayo yang menggelar kampanye terbuka kali pertama maka pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti) dan Juliyatmono-Rohadi  Widodo (Yuro) menggelar kampanye tertutup di wilayah lainnya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi gesekan antarpendukung pasangan.

Sesuai jadwal, masa kampanye akan digelar selama dua pekan mulai 5-18 September yang diawali dengan penyampaian visi dan misi setiap pasangan di Gedung DPRD Karanganyar. Di tengah masa kampanye, direncanakan akan digelar debat terbuka yang diikuti ketiga pasangan.

“Kampanye terbuka disusun sesuai nomor urut pasangan. Jadi yang kali pertama menggelar kampanye terbuka adalah pasangan Ayo,” jelasnya.

Sementara Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho, menyatakan pihaknya mewanti-wanti agar setiap pasangan tak mencuri start kampanye sebelum pelaksanaan masa kampanye Pilkada Karanganyar. Pihaknya telah menyusun jadwal kampanye secara sistematis berdasarkan masukan para cabup-cawabup dan stakeholder.

Setiap pasangan diminta agar mematuhi peraturan kampanye baik kampanye terbuka maupun tertutup. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Karanganyar untuk menjaga kondisi keamanan agar tetap kondusif.

“Kendati masa kampanye masih dua pekan lagi, kami mewanti-wanti agar setiap pasangan tak mencuri start kampanye. Patuhi jadwal kampanye yang telah disusun,” pungkas Handoko

solopos.com

Akil Ditangkap, Nasdem Minta Pilkada Dihapus

15.000 Kader Nasdem Siap Menangkan Yu-Ro

15.000 Kader Nasdem Siap Menangkan Yu-Ro

KARANGANYAR — Sebanyak 15.000 kader dan simpatisan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Karanganyar siap memenangkan pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yu-Ro).

Ketua DPD Partai Nasdem Karanganyar, Hartono, mengatakan pihaknya memastikan mendukung pasangan Yu-Ro pada pesta demokrasi terbesar di Karanganyar lantaran mempunyai persamaan visi dan misi dalam membangun Bumi Intanpari. Pihaknya juga akan melakukan koalisi politik dengan pasangan Yu-Ro apabila memenangi Pilkada Karanganyar.

“Ada persamaan visi dan misi, makanya kami memutuskan mendukung pasangan Yu-Ro pada Pilkada Karanganyar,” ujarnya saat ditemui wartawan, Senin (12/8/2013).

Menurutnya, Partai Nasdem merupakan satu-satunya partai politik (parpol) baru yang lolos verifikasi adminitrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Artinya, Partai Nasdem menjadi salah satu parpol peserta Pemilu pada 2014 mendatang. Struktur organisasi Partai Nasdem di Karanganyar telah terbentuk hingga tingkat ranting atau desa.

“Jumlah kader Partai Nasdem sekitar kurang lebih 10.000 orang sementara simpatisan sekitar 5.000 orang sehingga totalnya 15.000 orang,” jelasnya.

Sementara itu, cabup yang diusung empat parpol, Juliyatmono, menyatakan anggota tim sukses pemenangan dan para sukarelawan akan menggencarkan sosialisasi pasangan Yu-Ro kepada masyarakat. Para sukarelawan telah dibentuk baik tingkat kecamatan hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS). Tentunya, lanjut Juliyatmono, pihaknya telah merancang strategi kampanye terefektif untuk menarik simpati para pemilih.

“Kami optimistis dapat memenangi Pilkada Karanganyar dengan strategi kampanye yang efektif,” pungkasnya.

solopos.com

 

Kpu Banten Berharap Pilkada Tangerang Tidak Diulang

KPU Tetapkan Tiga Pasangan Cabup Karanganyar 2013

KPU Tetapkan Tiga Pasangan Cabup Karanganyar 2013

KARANGANYAR, suaramerdeka.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar akhirnya memutuskan tiga pasangan calon berhak mengikuti Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) 2013. Mereka adalah pasangan Drs H Juliyatmono MM-H Rohadi Widodo SP (Yuro), yang diusung Koalisi Rakyat yang terdiri atas Partai Golkar, PKS, PAN dan PKPI serta didukung Partai Gerindra.

Lalu pasangan Paryono SH MH-Hj Dyah Shintawati SE yang diusung PDIP dan didukung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PKPB. Serta pasangan Aris Wuryanto-Drs Wagiyo Ahmad Nugroho (Ayo) yang didukung koalisi Partai Republikan, Partai Pelopor, PDP, PDK, PBR PBB, Partai Kedaulatan, PPRN, PIS, PPN, Barnas dan Partai Hanura yang memiliki jumlah total 67.892 suara di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009 lalu. Jumlah tiga pasangan yang mengikuti Pilbup 2013 ini sama dengan Pilbup 2008 lalu, dengan cabup Juliyatmono dan cabup Paryono pernah terlibat di dalamnya.

“Setelah dilakukan verifikasi, ketiga bakal calon itu dinyatakan lolos dan ditetapkan sebagai calon bupati dan calon wakil bupati di Pilbup 2013,” jelas Ketua KPU Sri Handoko Budi Nugroho didampingi dua komisioner Kharis Triyono dan Kustawa Esye, Senin (5/8).

Sri Handoko mengatakan, ketetapan itu dituagkan dalam Keputusan KPU Karanganyar nomor 31/Kpts-k/KPU-Kab-012.3295061/2013 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Pilbup Karanganyar tahun 2013.

Setelah resmi ditetapkan sebagai cabup-cawabup, lanjut ketiga pasangan diharapkan bisa menempatkan diri saat sosialisasi. Sebab bila sosialisasi mereka kebablasan menjadi kampanye, mereka bisa disemprit oleh Panitia Pengawas (Panwas) Pilbup 2013.

“Waktu kampanye pilbup mulai 5 September mendatang,” tegas Sri Handoko.

Komisioner yang membidangi Divisi Pencalonan dan Pergantian Antar Waktu (PAW) Kharis Triyono menambahkan, setelah penetapan jadwal selanjutnya adalah pengundian nomor urut, yang rencananya bakal digelar 21 Agustus mendatang.

“Untuk tempat dan jampengundian menyusul,” tandas Kharis.

Nantinya juga bakal disampaikan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sementara Komisioner yang membidangi Divisi Hukum dan Pengawasan Kustawa Esye mengemukakankan, setelah pengundian juga bakal dilakukan penyampaian visi misi yang akan dilaksanakan 22 Agustus mendatang.

“Penyampaian visi misi rencananya ketiga pasangan cabup-cawabup bakal digelar di Gedung DPRD,” katanya.

merdeka.com

Kpu Banten Berharap Pilkada Tangerang Tidak Diulang

PILKADA KARANGANYAR : Keterlibatan Kades dalam Pilkada Terus Diusut

PILKADA KARANGANYAR : Keterlibatan Kades dalam Pilkada Terus Diusut

KARANGANYAR — Kendati telah mengklarifikasi pemberian mobil bagi tim sukses salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawacup), indikasi keterlibatan dua kepala desa (kades) di Kecamatan Gondangrejo dalam Pilkada Karanganyar bakal terus diusut.

Ketua Panwaslu Karanganyar, Dwi Joko Mulyono, mengatakan pihaknya bakal melakukan kajian ulang atas laporan klarifikasi yang dikirimkan Panwascam Gondangrejo untuk memastikan kenetralan dua orang kades tersebut.

“Hingga saat ini [Senin (29/7)] saya belum menerima berkas laporan itu, tapi kabarnya hari ini memang akan diserahkan kepada kami,” ungkap Joko saat ditemui Solopos.com di Kantor Panwaslu Karanganyar, Senin siang.

Kepada Panwascam, Kades Selokaton, Sutarman, mengatakan menyumbangkan mobil untuk tim sukses salah satu pasangan cabup-cawabup sebagai bentuk balas budi. Sebab, dia telah didukung oleh cabup tersebut saat bertarung memperebutkan kursi kades.

Sementara itu, Kades Dayu, Sumarno, mengaku sebagai saudara dari seorang cabup. Saat hendak mecalonkan sebagai kades, cabup tersebut turut menyokong pendanaan baginya. “Mobil yang diserahkan kepada tim sukses dan diberi gambar salah satu pasangan cabup-cawabup katanya juga merupakan pemberian dari cabup tersebut,” imbuh Joko.

Pengawasan Khusus

Berdasarkan laporan hasil klarifikasi yang diperolehnya dari Panwascam Gondangrejo melalui telepon, Joko, menjelaskan kedua kades itu dimungkinkan dapat terlepas dari dugaan keterlibatan dalam politik praktis pada penyelenggaraan Pilkada Karanganyar. Pasalnya, keduanya mengatakan bahwa mobil pribadi yang disumbangkan kepada tim sukses tak pernah digunakan untuk pergi ke kantor maupun acara pribadi.

Selanjutnya, Panwaslu akan mengkaji ulang berkas laporan dan klarifikasi yang diajukan Panwascam Gondangrejo. Jika hasil klarifikasi itu dinilai telah sesuai dengan prosedur dan aturan yang berlaku, Panwaslu akan menerbitkan status laporan pada akhir pekan ini.

“Katanya, setelah disumbangkan, mobil tersebut langsung dibawa dan disimpan di rumah tim sukses jadi tidak dibawa oleh kades lagi. Kalau memang tidak digunakan sendiri ya berarti tidak menyalahi aturan dan laporan ditutup,” terangnya.

Kendati demikian, lanjut Joko, posisi kedua kades itu belum dapat dipastikan aman. Menurutnya, laporan pemberian mobil itu hanyalah temuan awal yang akan dilanjutkan untuk memantau gerak-gerik kedua kades itu selama masa kampanye Pilkada.

“Tentu saja kami tidak akan percaya begitu saja, kami tetap akan melakukan pengawasan khusus secara terus-menerus, jika ada indikasi pelanggaran lagi akan kami tindaklanjuti,” tegas Joko.

Apabila mendapati perangkat desa yang terlibat dalam pengerahan massa kepada salah satu pasangan cabup-cawabup, imbuh Joko, Panwaslu tak akan segan-segan mengambil langkah penyelidikan. Setelah mengumpulkan bukti dan merampungkan kajian, Panwaslu bakal mengirimkan laporan dan rekomendasi sanksi bagi perangkat desa yang melanggar aturan pemilu kepada Bupati Karangnyar.

solopos.com

Muhammadiyah Bersikap Netral Dalam Pilbup Karanganyar

lambang-muhammadiyah

Muhammadiyah Bersikap Netral Dalam Pilbup Karanganyar

KARANGANYAR – Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Karanganyar, Jawa Tengah, memutuskan untuk tidak terlibat secara langsung dalam politik praktis, termasuk dalam pemilihan bupati Karanganyar. Alasannya, politik sangat rentan suap menyuap.

Namun, ormas Islam terbesar yang didirikan KH Achmad Dahlan itu mempersilahkan anggotanya untuk memihak atau mendukung salah satu pasangan calon di Pilbup Karanganyar yang akan digelar pada 22 September 2013.

Hal ini disampaikan Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Karanganyar, Muhammad Samsuri, saat menerima Bakal Calon yang diusung PDIP, Paryono – Dyah Shintawti, di Balai Muhammadiyah, Papahan, Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (25/7/2013).

Samsuri menegaskan, pihaknya tidak memasang target di Pilbup Karanganyar, yang merupakan Pemilukada terakhir sebelum pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden  tersebut.

Muhammadiyah lebih memilih rasionalitas, yaitu siapa yang dikehendaki masyarakat untuk memimpin Karanganyar.

“Artinya Muhammadiyah tidak akan mendukung orang per-orang. Siapa saja silahkan maju dan Muhammadiyah membebaskan semua anggotanya jika ingin mencalonkan diri atau hanya sekadar mendukung pasangan calon saja, karena itu hak mereka. Muhammadiyah tidak ingin terlibat politik pragtis,” tegasnya.

Sementara itu pasangan yang diusung partai besutan Megawati itu sempat menggelar dialog dengan warga Muhammadiyah.

Bakal Calon Bupati yang masih menjabat sebagai Wakil Bupati Karanganyar itu optimis bisa mengalahkan pasangan lainnya, termasuk bakal calon yang diusung Partai Golkar yang kebetulan kader Muhammadiyah, Juliatmono.

“Kami ini punya mesin politik yang siap digerakkan kapan saja. Roda organisasi partai juga terus bergerak. Jadi kami tak akan bergantung pada nasib orang untuk menang,” papar Paryono di hadapan warga Muhammadiyah.

okezone.com

Pilkada Karanganyar, Ibas Dukung Pasangan Pasti

Pilkada Karanganyar, Ibas Dukung Pasangan Pasti

Pilkada Karanganyar, Ibas Dukung Pasangan Pasti

suaramerdeka.com – DPP Partai Demokrat memberikan dukungan sepenuhnya kepada pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Paryono – Hj Dyah Shintawati (Pasti) di Pilbup 2013.

Dukungan itu dikemukakan langsung ioleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, ketika ditemui seusai acara Silaturahim Ramadan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Dusun Jatinglasem, Desa Pablengan, Kecamatan Matesih, Selasa (23/7) sore.

“Partai Demokrat telah memutuskan pilihannya pada Pilbup 2013 Karanganyar, dan memberikan dukungan penuh kepada pasangan Pasti, yakni Paryono dan Dyah Sintawati untuk memimpin Kabupaten Karaganyar” tegas Ibas, panggilan akrab Edhie Baskoro.

Putra kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu mengemukakan, Karanganyar membutuhkan sosok pemimpin yang dapat melanjutkan kepemimpinan terdahulu. Apalagi sudah banyak yang telah dilakukan Bupati Karanganyar Rina Iriani. Sehingga pasangan pasti ini bisa melanjutkan pembangunan di Karanganyar.

Ibas menandaskan, banyak hal yang telah dilakukan Bupati Rina Iriani bersama dengan Paryono sebagai wabup dalam memimpin Karanganyar selama ini. Tentu ini harus dilanjutkan. Pasangan Pasti ini kami lihat dapat melanjutkan kepemimpinan tersebut.

“Masyarakat Karanganyar mendambakan kesejahteraan yang meningkat dan pembangunan yang menyeluruh,” tegas Ibas.

Menurut Ibas, partainya akan mendukung proses demokrasi secara baik, tertib, aman, dan nyaman di setiap pemilihan kepala daerah (Pilkada), termasuk di Kabupaten Karanganyar.

Terkait kunjungan ke Ponpes Miftahul Ulum, Ibas yang didampingi sejumlah petinggi Partai Demokrat, menjelaskan bahwa acara itu adalah bagian dari Silaturahim Ramadan yang dilakukan partainya.

“Saat ini kami terus melakukan silaturahim dengan ulama dan pimpinan ponpes yang ada,” katanya.

Sebelum ke Karanganyar, Ibas dan rombongan juga telah melakukan silaturahim ke Sragen. Cabup Paryono yang saat acara duduk di samping Ibas, menyambut baik dukungan yang diberikan DPP Partai Demokrat tersebut. Menurutnya, dukungan itu bakal menambah semangat pasangan Pasti untuk memenangkan Pilbup Karanganyar.

“Pasti menang. Semua partai pendukung dan pengusung tengah melakukan konsolidasi ke seluruh wilayah,” tegas Paryono.

suaramerdeka.com