Azhari Tambunan-Zainuddin Mars Klaim Menangi Pilkada Deli Serdang

Azhari Tambunan-Zainuddin Mars Klaim Menangi Pilkada Deli Serdang

Azhari Tambunan-Zainuddin Mars Klaim Menangi Pilkada Deli Serdang

Pasangan Azhari Tambunan-Zainuddin Mars (Azan) mengklami unggul sementara dalam Pilkada Deli Serdang, Sumut dengan memperoleh 39 persen suara.

Azhari Tambunan adik kandung Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan dalam 2 periode terakhir. Sedangkan Zainuddinn Mars berstatus sebagai incumben untuk posisi yang sama.

Data ini diperoleh tim pemenangan Azan, Rabu (23/10) malam dalam metode penghitungan manual yang dilakukan, Sekretariat Tim Pemenangan Azan di Jalan Medan-Tanjung Morawa.

“Perolehan suara sementara yang masuk ke tim sudah 39 persen,” kata Ketua Tim Pemenangan pasangan Azhari Tambunan-Zainuddin Mars, Zulkifli Hussein.

Zulkifli Hussein menyebutkan, pasangan yang diusung oleh PAN, PKB, PBB dan Gerindra ini akan melenggang menjadi pemenang Pilkada Deliserdang. Sebab, perolehan suara tersebut didapatkan dari data sementara di 15 kecamatan yang memiliki jumlah pemilih terbanyak seperti Lubuk Pakam, Sunggal, Hamparan Perak, Tanjung Morawa, Deli Tua, Pancur Batu dan lainnya.

PILKADA LANGKAT

Sementara dalam Pilkada di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pasangan Ngogesa Sitepu-Sulistianto sepertinya akan memenangkan pertarungan pilkada tersebut.

Meski belum menjadi hasil akhir yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten Langkat, namun tim sukses pasangan tersebut sudah mencatatkan perolehan suara sementara sebesar 61 persen, unggul jauh dari pasangan lainnya.

Hal ini disampaikan Sekretaris Golkar Sumut, Yasir Ridho, selaku pengurus partai pendukung pasangan tersebut.

poskotanews.com

 

Pilkada Deli Serdang "dihantui" politik dinasti

Pilkada Deli Serdang "dihantui" politik dinasti

Pilkada Deli Serdang “dihantui” politik dinasti

Lebih dari 1,4 juta warga Kabupaten Deli Serdang yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), tadi pagi melakukan pencoblosan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang untuk periode lima tahun mendatang.

Namun begitu, antusiasme warga terlihat sangat kurang. Bahkan sejak TPS dibuka, hanya satu hingga dua orang warga yang datang melakukan pemungutan suara.

Kendati begitu, lesunya pemungutan suara tidak menyurutkan sejumlah oknum untuk melakukan pelanggaran pemilu. Salah satunya terlihat dari masih terpajangkan poster salah satu pasangan calon bupati nomor satu Ashari Tambunan yang merupakan adik kandung Bupati Deli Serdang saat ini.

Dugaan terjadinya politik dinasti pun menyeruak. Menanggapi hal itu, calon Wakil Bupati Deli Serdang nomor 5 Syaiful Safri yang menggunakan hak pilihnya di TPS 3, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan sesumbar tidak akan melakukan praktik politik dinasti ketika terpilih nanti.

Menurutnya pasangan ini, politik dinasti hanya akan menimbulkan keenganan masyarakat dalam proses pembangunan, dan semakin rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Sementara itu, masyarakat Deli Serdang berharap, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang nantinya terpilih dapat lebih memajukan pembangunan di Deli Serdang dan memihak kepada rakyat kecil.

sindonews.com

 

Pilkada Deli Serdang "dihantui" politik dinasti

Antisipasi Rusuh Pilkada Deliserdang, Polisi Terjunkan Barracuda

Antisipasi Rusuh Pilkada Deliserdang, Polisi Terjunkan Barracuda

Polisi menurunkan 1.132 personel untuk mengamankan Pilkada Deliserdang, Sumatera Utara, yang berlangsung besok. Selain personel Polres Deliserdang dan Polda Sumut, juga melibatkan polres daerah sekitar.

Kabag Ops Polres Deliserdang, Kompol Sutrisno Hadi, mengatakan, seluruh personel yang ditugaskan di bawah komando Polres Deliserdang. Setiap tempat pemungutan suara (TPS) akan dijaga satu personel polisi tapi kalau lokasi antar-TPS berdekatan akan dijaga dua personel.

“Polisi yang memang mempunyai senjata akan tetap memegang senjatanya, tapi penggunaan senjata api akan tetap diawasi sehingga peristiwa pilkada di Kabupaten Dairi tidak terulang di Deliserdang,” kata Sutrisno, Selasa, (22/10/2013).

Dia menjelaskan, polisi bertindak sesuai prosedur. Jika nantinya terjadi kerusuhan dan tidak terkendali maka akan dilakukan protap yang tegas dengan dilakukan pelumpuhan terhadap provokator atau massa seperti penggunaan peluru karet.

“Kalau situasinya tidak terkendali dan mengancam keselamatan warga lainnya maka akan dilakukan tembak di tempat, tapi itu pun tidak sembarangan dilakukan harus sesuai prosedur,” ucapnya.

Dalam melakukan pengamanan, Polres Delisersang menurunkan 750 perosel, dibantu Polda 92, Polres Sergei 80, Tebing Tinggi 60, Polresta Medan 30, Belawan 30 dan Brimob 90 orang.

Sambung Sutrisno Hadi, selain personil, Polres Deliserdang juga menurunkan mobil Barracuda, Water Cannon dan 15 unit sepeda motor trail untuk mengurai massa. Selama pelaksanaan pilkada hingga selesai, Kantor KPU dijaga petugas gabungan TNI, Polri dan Brimob, sebanyak 48 orang.

“Sampai sejauh ini ada beberapa titik yang diantisipasi sebagai titik rawan yaitu Desa Limau Manis, Gunung Meriah dan Tiga Johar sehingga penguatan lebih akan dilakukan di daerah rawan tersebut,” ujar mantan Kapolsek Helvetia itu.

Hadi mengimbau warga Deliserdang untuk menjaga pelaksanaan pilkada berjalan sesuai dengan aturan, bila menemukan pelanggaran maka sebaiknya dilaporkan ke penyelenggara pilkada atau polisi, sehingga konflik kepentingan bisa di minimalisasi.

okezone.com

Wirjawn

QuwVD3CvMP

 

LUBUK PAKAM-  bupati deliserdang, amri tambunan mencopot jabatan tiga orang camat yang menempati lokasi pemerintahan startegis di deliserdang, jumat, ( 31/5 ). ketiganya itu yaitu camat lubuk pakam, citra efendy capah, camat tanjung morawa, za hutagalung serta camat pancur batu, suriadi aritonang. saat ini posisi ketiganyapun non job dengan kata lain tanpa jabatan. sampai minggu, ( 2/6/2013 ) sore, kadis infokom deliserdang, neken ketaren belum akan berikan komentar, berkali-kali nomer ponselnya dihubungi tetapi tidak bersedia diangkat, begitupun dengan sms yang diantar sekalipun tidak memperoleh balasan.

Sementara itu Citra Efendy Capah yang dihubungi melalui telepon selulernya meyakini jika pencopotan nmjabatannya itu tidak ada hubungannya dengan persoalan Pemilukada beberapa waktu lalu. Meski dirinya menyadari kalau suara Amri-RE belum memuaskan di Lubuk pakam namun ia menampik pencopotan itu karena hal tersebut.

” Gak lah karena itu, kita berikanlah sama adik adik kita, ya saya sabar saja dan mensukuri aja apa yang telah diberikan Tuhan, kalau sekarang saya di istirahatkanlah dulu,”ujar Capah.

Menurutnya Mutasi yang dilakukan oleh Bupati adalah hal yang biasa, selain itu hal itu adalah hak sepenuhnya yang dimiliki oleh Pimpinan. Meski dirinya mengakui selama menjabat sebagai Camat 3 tahun selalu kota Lubuk pakam meraih piala Adipura namun persoalan pencopotan jabatan itu katanya tidak perlu dipermasalahkan.

” Jabatan itu dari Tuhan ya kita serahkan sajalah padanya karena itukan titipan jupa. Bulan 6 ini Lubuk pakam dapat Adipura lagi jadi 3 tahun saya menjabat 3 kali juga dapat Adipura. Saran saya sama Camat baru dipertahankanlah Adipura itu nantinya, jelang Bandara Kualanamu nanti di resmikan Lubuk pakam harus juga bisa menyesuaikan,pokoknya gak ada masalah sama kami 3 kemarin saat pelantikan, kami bertiga begitu tegar,”kata Capah yang pernah menjabat Delitua.

 

Pencopotan gelar bagi 3 Camat di Deliserdang Terkait Pilkada?

Sumber: TRIBUNNEWS.COM

surat_suara_pemilukada_kediri

pengepakan2

 

 

 

LUBUKPAKAM- komisi pemilihan umum ( kpu ) deliserdang tetap mempersiapkan alat logistik untuk proses pemilihan kepala daerah ( pilkada ) pada 23 oktober mendatang.

menurut pantauan tribun di kantor kpu deliserdang jalan karya jasa nomer 8, komplek perkantoran pemkab deliserdang, sebanyak staf kpu mengeluarkan kotak suara yang ada di gudang penyimpanan. sesudah alat logistik dikeluarkan dari gudang, lantas dibersihkan sampai disediakan untuk gagasan didistribusikan ke tiap-tiap kecamatan di kabupaten deliserdang.

“memang kami baru mengeluarkan serta bersihkan kotak suara, bilik suara ada alat logistik yang lain dari gudang penyimpanan. dikarenakan ini memanglah disediakan untuk pilkada deliserdang kelak bln. oktober. lantas dibersihkan dulu, ” tutur komisioner kpu deliserdang, agusnedi waktu , jumat ( 31/5/2013 ). Agusnedi mengatakan, meski jauh dari hari pelaksanaan Pilkada, namun KPU tetap mengantisipasi semakin padatnya jadwal tahapan penyeleksian, pemutakhiran dan persiapan Pilkada Deliserdang. Sehingga nantinya sebelum pelaksanaan, tidak lagi terlalu sibuk dalam mempersiapkan alat logistik itu.

“Ya lebih bagus memang kita siapkan sekarang, biarpun masih lama. Jadi nanti kita bisa tahu mana yang kurang dari persiapan yang kita lakukan. Karena memang jadwal tahapan untuk Pilkada ini lumayan padat, meski telah berjalan tahapannya,” terangnya.

Sebelumnya, verifikasi data dukungan masih dilakukan dari mulai Panitia Pemungutan Suara (PPS), lalu diserahkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) hingga nantinya akan diverifikasi KPU secara faktual. Sedangkan untuk verifikasi dukungan secara administrasi dan faktual akan dilakukan 26 Mei sampai 13 Juli 2013.

 

Menjelang Pilkada Deliserdang  KPU Menyiapkan Alat Logistik

sumber: TRIBUN-MEDAN.com,

do'it

antara-Uang

pemilihan kepala tempat ( pilkada ) di deliserdang yang dijadwalkan bakal di adakan pada 23 oktober mendatang sekarang ini udah memasuki step penyelengaraan.

tetapi sampai sekarang ini, komisi pemilihan umum ( kpu ) deliserdang belum juga terima dana proses dari pemerintah kabupaten deliserdang.

Meskipun begitu, KPU tetap  melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan suara (PPS). Akibatnya, untuk dana pelantikan PPK dan PPS tersebut, KPU harus mencari dan menggunakan dana pinjaman.

Dana Pilkada di  Deliserdang Belum Cair hingga saat ini

 

Sumber: TRIBUN-MEDAN.com,