Pengamat: Pilkada Barito Timur, Parpol Jual Dukungan ke Calon Kepala Daerah

Share:

pilkadaJakarta – Dukungan ganda partai politik dalam Pilkada di Barito Timur, Kalimantan Tengah merupakan perilaku buruk parpol yang rakus menjual dukungan kepada calon-calon kepala daerah. Hal tersebut diungkapkan pengamat Pemilu Said Salahudin menanggapi dugaan adanya dukungan ganda partai politik di Pilkada Barito Timur dan menuding KPUD Barito Timur diduga kuat sengaja meloloskan pasangan calon nomor urut 2 Ampera AY Mebas-H Suriansyah yang tidak memenuhi syarat pencalonan. Dukungan pasangan calon ini, kata Said, bermasalah karena Partai Karya Perjuangan sebagai pendukungnya juga memberi dukungan ke pasangan Pancani-Zain. “Yang saya dengar, parpol membuat tarif ratusan juta hingga miliaran rupiah untuk pencalonan bupati atau wali kota. Parpol yang non kursi di DPRD saja bisa menerima ratusan juta rupiah. Tidak ada itu di bawah seratus juta rupiah. Sudah bisa diperkirakan, kalau sebuah partai itu memiliki tiga kursi di DPRD, partai itu dapat berapa duit?” pungkas Said saat di hubungi wartawan di Jakarta, Kamis (18/04/2013). Menanggapi masalah dukungan ganda, Ketua KPUD Barito Timur Muhsin Mashur mengatakan pihaknya sama sekali tidak melanggar kode etik.

 

“Kami sudah melakukan verifikasi dan klarifikasi terkait dengan dukungan ganda Partai Karya Perjuangan. Kami sudah menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan enam pasangan calon tersebut ditetapkan dalam rapat pleno terbuka,” kata Muhsin ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis (18/04/2013). Muhsin mengatakan pada proses pencalonan Partai Karya Perjuangan memberi dukungan ke pasangan Ampera-Suriansyah dan Pancani-Zain. “Kemudian kami klarifikasi. Yang sah dukungan Partai Karya Perjuangan ke pasangan Ampera-Suriansyah,” kata Muhsin. Berdasarkan dokumen yang beredar di wartawan, dua pasangan calon yakni Ampera-Suriansyah dan pasangan Pancani-Zain tetap mendapat dukungan dari Partai Karya Perjuangan hingga pemungutan suara. Said menanggapi pernyataan Mushin, mengatakan KPUD seharusnya membatalkan dukungan Partai Karya Perjuangan dari dua pasangan calon tersebut. “Ketika ada dukungan ganda, mestinya dukungan parpol yang bersangkutan terhadap pasangan calon tidak berlaku,” ujarnya.

Sumber : Kabarcepat.com

Advertisement
advertisement
Pengamat: Pilkada Barito Timur, Parpol Jual Dukungan ke Calon Kepala Daerah | Muji | 4.5

Berita Lainnya