Kembali ditemukan 6 Pelaku Anarkis Pilkada Galus Dibui

Penghuni lapas

 

 

BLANGKEJEREN – enam lagi pelaku demo anarkis yang memrotes pilkada bupati serta wakil bupati gayo lues ( galus ) pada april 2012 lalu ditahan petugas kejaksaan negeri ( kajari ) blangkejeren sejak rabu ( 29/5 ). saat ini mereka dititipkan jaksa di rumah tahanan negara ( rutan ) blangkejeren.

meskipun penahanan keenam tersangka telah berjalan sejak rabu, akan tetapi informasinya baru berkembang tempo hari petang ditengah-tengah masyarakat galus.

menurut informasi yang dihimpun serambi dari sebagian sumber, keenam tersangka ditangkap pada hari yang sama, akan tetapi tidak serupa waktu di rumahnya masing-masing pada hari rabu ( 29/5 ). sekira jam 17. 30 sampai 18. 00 wib, ditangkap empat pelaku demo anarkis tiap-tiap tgk iskandar ( 48 ), warga blangkejeren, zul ( 36 ), warga kampung jawa, acim porang ( 48 ), warga blangkejeren, serta udin ( 48 ), warga kutapanjang. Kemudian, sekira pukul 19.00 WIB (selepas shalat Magrib) ditangkap dua tersangka lainnya, Suadir (33), warga Rikit Gaib, dan Soka (32), warga Pantan Cuaca.

“Setelah diamankan mereka langsung dibawa ke Kantor Kajari Blangkejeren yang berada di kawasan Sentang. Tak lama kemudian mereka diboyong ke Rutan Blangkejeren. Sudah tiga hari keenam orang itu mendekam di rutan tersebut,” kata sumber Serambi dari kalangan keluarga tersangka yang minta namanya tak ditulis.

“Seharusnya kasus itu tidak muncul dan mencuat lagi, karena  sebelumnya kasus kisruh Pilkada Galus tahun 2012 lalu sudah diselesaikan dengan baik dan dapat diterima oleh masyarakat dan pihak lainnya melalui persidangan di Mahkamah Konstitusi beberapa waktu lalu,” sebut keluarga tersangka.

Secara terpisah, Kajari Blangkejeren, M Husein Admaja, kepada Serambi kemarin mengatakan, keenam tersangka pelaku demo anarkis itu telah diamankan di Rutan Blangkejeren dengan status titipan kejaksaan. “Mereka bukan ditangkap, karena kasus ini SPDP-nya sudah diterbitkan sejak dulu dan baru sekarang dinyatakan berkasnya lengkap. Jadi, kasus itu merupakan kasus penyerahan tersangka dan barang bukti dari Polda Aceh tahap II setelah P21,” terang Kajari M Husein Admaja.

Ditanya apakah akan ada penangkapan tersangka lainnya, M Husein Admaja mengatakan, tunggu saja hasil persidangan nanti, karena ini merupakan kasus pidana umum (pidum).

Menurut Kajari, penanganan kasus itu sudah sesuai prosedur dan kasus itu sebelumnya telah dinyatakan P21. Beberapa tersangka malah pernah diamankan di Mapolda Aceh, tetapi para tersangka itu sudah kembali ke Galus beberapa waktu lalu

 

Kembali ditemukan 6 Pelaku Anarkis Pilkada Galus Dibui

Sumber: tribunnews.com

Leave a comment

Your email address will not be published.

*