Daftar Jadi DPD RI, Wagub NTB Mundur

tribudi-prayitno

Mataram Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Ir. H. Badrul Munir, MM., memilih mundur dan mendaftar menjadi salah satu calon anggota Dewan Perwailan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan NTB. Di mana, terhitung 6 bulan sebelum berakhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tanggal 16 september 2013 memang keduanya harus mengajukan surat pengunduran diri. Jadi, pengunduran diri Wagub NTB bukan semata-mata karena mencalonkan diri menjadi anggota DPD RI.

“ Maret kemarin memang beliau secara ketentuan memang harus mengajukan pengunduran diri. Jangankan menjadi calon anggota DPD, tidak pun beliau mencalonkan diri sebagai anggota DPD. Enam bulan sebelum berakhirnya masa jabatan, baik Gubernur dan Wakil Gubernur itu mengundurkan diri,” kata Kabag Humas Biro Umum Setda NTB, Tribudi Prayitno, kepada Reporter Global FM Lombok, di Mataram, Jum’at (19/4).

Tribudi menambahkan Wagub NTB akan berhenti berkantor apabila surat pengunduran dirinya sudah disetujui Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Data dari KPUD NTB sudah 10 orang yang mendaftar menjadi anggota DPD RI daerah pemilihan NTB. Beberapa diantaranya, yakni Wagub NTB, Ir. H. Badrul Munir, MM, Asisten II setda NTB, Drs. H. Abdul Haris, MM, anggota DPD RI, Bq. Diah Ratu Ganefi, SH, mantan Ketua Komisi I DPRD Kota Mataram, Thamrin Marjun, dan lainnya.

Seperti diketahui dalam UU No. 18 tahun 2012 tentang Pemilu, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang mengajukan diri menjadi bakal calon anggota DPRD, DPD, DPRD provinsi, atau DPRD Kabupaten/Kota harus mengundurkan diri sebagai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Selain itu, Pegawai Negeri yang akan menjadi bakal calon anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, atau DPRD Kabupaten/Kota harus mengundurkan diri sebagai pegawai negeri.

Sumber : (Global FM Lombok)

Leave a comment

Your email address will not be published.

*