Partai

PartaiJAKARTA – Kemunculan artis-artis yang  menjadi calon anggota legislatif  bukan hanya bisa meraih untung tapi juga bisa membuat masalah. Pasalnya, kebijakan partai politik mengusung artis sangat tidak berpihak pada kader masing-masing parpol.

“Kader yang sudah berkarya lama di parpol masing-masing kemungkinan akan tergeser karena kehadiran caleg dari kalangan artis, ” kata Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Yurist Oloan, Selasa (23/4/2013).

Akibatnya banyak hal yang tidak diinginka bisa terjadi seperti aksi unjuk rasa kader partai di beberapa daerah, anarkis hingga merusak kantor partainya sendiri. “Itu akibat dari kebijakan yang tidak berpihak dari partai,” ungkapnya.

Menurutnya, partai politik jangan hanya memikirkan legitimasi suara saja dengan mengusung artis mejadi caleg. Tapi, juga harus dipertimbangkan siapa kader yang layak di tempatkan di DPR pusat atau pun daerah.

“Buat publik sebetulnya fine saja artis jadi caleg, yang kita soal kualitas artis ketika terpilih jadi anggota ini sebetulnya yang jadi pertanyaan,” terangnya.

Wajar saja jika masyarakat akan mempertanyakan, apakah artis cukup mampu mengelolah isu politis, apakah cakap dalam menangkap aspirasi rakyat. Karena, wajah artis yang maju menjadi caleg datang ke partai politik secara tiba-tiba.

“Kalau dari kader, saya masih yakin punya harapan karena kader kan dibina oleh partai. Paling tidak dalam mengelolah aspirasi,” tukasnya.

Sumber : Okezone.com